Minggu, 28 Juni 2015

Teori Psikoanalisis dan Humanistik dalam suatu Film

Fifty Shades of Grey


Fifty Shades of Grey bercerita tentang Anastasia "Ana" Steele, seorang mahasiswi sastra berusia 22 tahun yang tinggal bersama sahabatnya, Katherine Kavanagh. Katherine bekerja sebagai penulis untuk jurnal kampus mereka. Karena sakit, Katherine membujuk Ana untuk menggantikannya mewawancarai seorang pengusaha muda sukses dan kaya berusia 27 tahun bernama Christian Grey. Chirstian Grey adalah seorang pengusaha muda dan kaya. Namun sayang Cristian memiliki kebiasaan sesksual yang menyimpang. Chirstian memiliki fifty shades. Dia kerap tenggelam dalam gelap dan buruknya kehidupan christian di masa kecil dan remaja.
Hal itu terjadi karena ketika Christian berumur 15 tahun, ia dijadikan budak seksual oleh teman ibunya selama 6 tahun. Mulai dari kejadian itu Christian memiliki kebiasaan seksual yang menyimpang. Christian Grey memiliki daya pikat yang erotis, sensual, lembut, perhatian, super dominan, sekaligus menyakitkan. Di kamar pribadi Christian yang disebutnya “Red Room Pain” ia memiliki berbagai macam "sex stuff". Chirstian sangat menyukai bentuk hubungan seksual yang begitu dominant, satu arah dimana kendali sepenuhnya ada ditangan Christian.
Ternyata Christian tidak pernah menjalani yang namanya pacaran, walaupun dia pernah melakukan seks dengan 15 wanita dan dia tidak mengenal yang namanya cinta. bisa dibilang dia telah mati rasa secara emosional. Ia bahkan membenci dirinya sendiri. Dia hanya mengenal yang namanya Submissive dan Dominan dalam Kontrak. Dimana setiap wanita yang "menginginkannya" harus menandatangani kontrak dengan peraturan yang begitu banyaknya yang harus dipatuhi. Rumit, ada hukuman, batas lunak, batas keras, Red Room of Pain.

Intinya He has an abnormal seks. dia mendapatkan kepuasan melihat pasangannya tersakiti, dia menyukai gaya bercinta yang abnormal. dan dia tidak pernah menginginkan "lebih". As we know it komitmen, kasih sayang satu sama lain diantara pasangan. Dia menyebut "hubungan intim" bukan "bercinta" sesuai dengan kontrak yang ditanda tangani.
Nb :
Psikoanalisis adalah cabang ilmu yang dikembangkan oleh Sigmund Freud dan para pengikutnya, sebagai studi fungsi dan perilaku psikologis manusia. Teori Freudian percaya bahwa masalah dewasa dapat ditelusuri dari konflik yang belum diselesaikan dari fase-fase tertentu dari masa kanak-kanak dan remaja, yang disebabkan oleh fantasi yang berasal dari mereka sendiri. Freud, berdasarkan data yang dikumpulkan dari pasien di awal kariernya, menduga bahwa gangguan neurotik terjadi ketika anak-anak mengalami pelecehan seksual di masa kecil (yang disebut teori seduksi). Kemudian, Freud menjadi percaya bahwa, meskipun kekerasan terhadap anak terjadi, gejala neurotik tidak ada kaitannya dengan hal ini. Dia percaya bahwa orang-orang neurotik sering mengalami konflik bawah sadar yang melibatkan fantasi incest yang berasal dari berbagai tahap perkembangan.
Ia menemukan tahapannya dari sekitar tiga sampai enam tahun (tahun-tahun prasekolah, (sekarang ini disebut "tahap genital pertama") yang diisi dengan fantasi memiliki hubungan romantis dengan kedua orang tuanya. Argumen dengan cepat dihasilkan di Wina pada awal abad ke-20 tentang apakah seduksi orang dewasa terhadap anak-anak, yaitu pelecehan seksual, adalah dasar dari penyakit neurotik. Masih belum ada kesepakatan lengkap, meskipun saat ini para profesional mengakui adanya efek negatif dari pelecehan seksual terhadap kesehatan mental anak. Banyak psikoanalis yang bekerja anak-anak telah mempelajari efek pelecehan anak yang sebenarnya, yang meliputi defisit ego dan hubungan objek serta konflik neurotik yang parah. Banyak penelitian telah dilakukan pada jenis trauma ini di masa kanak-kanak, dan gejala sisanya pada saat mereka telah dewasa.
Pada film ini, diceritakan bahwa Christian bisa memiliki kebiasaan seksual yang menyimpang karena di saat masa kecilnya dia pernah memiliki pengalaman buruk seperti pelecehan seksual yang di lakukan oleh teman ibunya sehingga ketika dia dewasa pengalaman buruknya memiliki dampak yang seperti christian memiliki kebiasaan seksual yang menyimpang.

Nama  : Firianti Kartika Hapsari
Kelas   : 1PA13
NPM   : 14514273